Hallo semuanya!apa kabar semua.Kalian pasti pernah kan diterangkan di sekolahan tentang Komet.
Apa kalian semua masih ingat apa itu komet dan ada berapa jenis kome ?
Komet merupakan benda langit yang menggelilingi matahari dengan garis edar yang berbentuk lonjong atau parabolis.Kata "Komet"sendiri berasal dari bahasa Yunani yang berarti "rambut panjang".Orang Jawa menyebut komet sebagai lintang Kemukus,karena memiliki ekor yang berbentuk seperti buah kemukus yang telah kering.Komet terbentuk dari kumpulan debu dan gas yang membeku saat berada jauh dari matahari.Ketika mendekati matahari,sebagaian bahan penyusun komet menguap dan membentuk kepala gas dan ekor.Panjang ekor komet dapat mencapai jutaan km.Ada beberapa komet yang membutuhkan ribuan tahun untuk menyelesaikan satu kali mengorbit matahari.Komet juga di bagi menjadi berapa jenis yaitu sebagai berikut:
Komet berekor panjang yaitu komet dengan garis lintasannya sanggat jau melalui daerah-daerah yang sangat dingin di angaksa.Sehingga berkesempatan untuk menyerap gas-gas daerah yang dilaluinya.Contohnya adalah Komet Kohoutek yang melintas dekat matahari setiap 75.000 tahun sekali dan komet Halley setiap 76 tahun sekali.
Komet berekor pendek yaitu komet dengan garis lintas yang sangat pendek sehingga kurang memiliki kesempatan untuk menyerap gas-gas di daerah yang dilaluinya.Contohnya adalah Komet Encke yang melintas mendekati matahari setiap 3,3 tahun sekali.
Adapun bagian-bagian Komet yaitu sebagai berikut:
A.Inti
Inti yaitu bahan yang sangat padat,diameternya mencapai beberapa km,dan terbentuk dari penguapan bahan-bahan es pentusun komet yang kemudian berubah menjadi gas.Diameter inti komet dapat berkisar beberapa km dengan kepadatan antara 0,1 hingga 1g/cm³,menandakan bahwa kepadatan terbilang renggang.Inti komet terdiri atas air,karbon monoksida,metanol,amonia,dan metana.Inti Komet menjadi aktif saat komet mendekat matahari. Awan debu dan gas tersusun dari uap air, menyembur dari celah permukaan setiap
kali nukleus menghadap ke Matahari.
B.Koma
Koma merupakan daerah kabut atau daerah yang mirip tabir di sekeliling inti.Rata-rata diameter Koma sekitar 100.000 km,namun massa komet terbilang kecil.Beberapa molekul komet terdekomposisi dan terionisasi oleh sinar ultraviolet dalam pelepasannya dari nukleus ke ekor komet.
Hasil-hasil dari proses ini meliputi atom-atom hidrogen dan oksogen,air, dan radikal hidroksil(OH).
Hasil-hasil dari proses ini meliputi atom-atom hidrogen dan oksogen,air, dan radikal hidroksil(OH).
C.Lapisan Hidrogen
Lapisan Hidrogen merupakan lapisan yang menyelubunggi Koma dan tidak dapat dilihat oleh mata manusia.Diameter Awan Hidrogen sekitar 20 juta km.
D.Ekor
Ekor merupakan gas yang bercahaya yang terjadi ketika komet lewat di dedekat matahari.Ekor komet arahnya selalu menjauh dari matahari.Bagian ekor suatu komet terdiri dari 2 macam,yaitu ekor gas dan ekor debu.Bentuk ekor debu tampak berbentuk lengkungan, sedangkan bentuk ekor gas berbentuk lurus. Ekor inilah yang terlihat bersinar dari bumi.Sebuah komet kadang mempunyai 1 ekor bahkan ada yang lebih dari 2 ekor.Dalam penampakan komet Halley pada tahun 1910,ekor komet terbentang hingga 90º di langit.Panjang ekor komet dapat mencapai 1 juta hingga 100 juta km.
Nama-nama Komet
Komet biasa dinamakan seperti nama penemunya.Komet dinamakan seperti nama penemunya karna untuk menghormati si penemu komet tersebut.
Banyak nama komet yang telah dikenal,antara lain :
1. Komet Hyakutake
2. Komet Halley
3. Komet Encke
4. Komet West.
5. Komet Ikeya-Seki
6. Komet kohoutek
7. Komet Shoemaker-Levy
8. Komet Elenin
9. Komet Lovejoy
10. Komet Swan
11. Komet Bode
12. Komet Holmes
Orbit Komet
Semua komet beredar di tata surya dalam orbit yang berbentuk elips (bulat telur). Komet yang sudah tercatat memiliki periode orbit terpendek yaitu komet Encke (3,3 tahun), sedangkan komet yang memiliki periode yang panjang, memerlukan waktu hingga ribuan tahun untuk satu kali mengorbit Matahari. Beberapa komet yang telah diamati menunjukkan bahwa komet itu hanya sekali muncul dalam orbit parabolik atau hiperbolik yang membawanya mendekati Matahari hanya dalam sekali seumur hidupnya, menimbulkan suatu kemungkinan bahwa komet tersebut mungkin berasal dari luar tata surya, namun kurangnya data membuat dugaan ini sulit untuk dibuktikan.
Hampir seluruh komet yang kita kenal mendekati Matahari dalam jarak antara 0,005 hingga 2,5 SA (satuan astronomi) pada perihelion. Apabila perihelion komet lebih dari 2,5 SA, komet biasanya tidak dapat diamati. Banyak di antara komet memiliki Aphelion di sekitar orbit planet luar.Sekelompok komet yang terdiri dari sekitar 75 komet diketahui sebagai “keluarga dekat”Yupiter dan memiliki aphelion di sekitar orbit planet tersebut. Beberapa di antaranya merupakan kelompok komet yang mengorbit secara bersama-sama. Komet jenis ini biasanya merupakan sisa-sisa dari sebuah komet raksasa yang kemudian pecah dikarenakan pengaruh gravitasi dari Matahari atau sebuah planet.
Para ilmuwan telah memindai sekitar 900 orbit komet. Beberapa di antaranya memiliki orbit di antara garis edar planet Venus dan Mars dan memerlukan beberapa tahun untuk berevolusi. Sementara yang lainnya, memiliki orbit yang eksentris, yaitu berbentuk lonjong dan memerlukan waktu berabad-abad untuk melakukan revolusi. Komet sering diklasifikasikan menurut panjang periode orbit mereka: semakin lama periode lebih panjang elips.
Nama-nama Komet
Komet biasa dinamakan seperti nama penemunya.Komet dinamakan seperti nama penemunya karna untuk menghormati si penemu komet tersebut.
Banyak nama komet yang telah dikenal,antara lain :
1. Komet Hyakutake
2. Komet Halley
3. Komet Encke
4. Komet West.
5. Komet Ikeya-Seki
6. Komet kohoutek
7. Komet Shoemaker-Levy
8. Komet Elenin
9. Komet Lovejoy
10. Komet Swan
11. Komet Bode
12. Komet Holmes
Orbit Komet
Semua komet beredar di tata surya dalam orbit yang berbentuk elips (bulat telur). Komet yang sudah tercatat memiliki periode orbit terpendek yaitu komet Encke (3,3 tahun), sedangkan komet yang memiliki periode yang panjang, memerlukan waktu hingga ribuan tahun untuk satu kali mengorbit Matahari. Beberapa komet yang telah diamati menunjukkan bahwa komet itu hanya sekali muncul dalam orbit parabolik atau hiperbolik yang membawanya mendekati Matahari hanya dalam sekali seumur hidupnya, menimbulkan suatu kemungkinan bahwa komet tersebut mungkin berasal dari luar tata surya, namun kurangnya data membuat dugaan ini sulit untuk dibuktikan.
Hampir seluruh komet yang kita kenal mendekati Matahari dalam jarak antara 0,005 hingga 2,5 SA (satuan astronomi) pada perihelion. Apabila perihelion komet lebih dari 2,5 SA, komet biasanya tidak dapat diamati. Banyak di antara komet memiliki Aphelion di sekitar orbit planet luar.Sekelompok komet yang terdiri dari sekitar 75 komet diketahui sebagai “keluarga dekat”Yupiter dan memiliki aphelion di sekitar orbit planet tersebut. Beberapa di antaranya merupakan kelompok komet yang mengorbit secara bersama-sama. Komet jenis ini biasanya merupakan sisa-sisa dari sebuah komet raksasa yang kemudian pecah dikarenakan pengaruh gravitasi dari Matahari atau sebuah planet.
Para ilmuwan telah memindai sekitar 900 orbit komet. Beberapa di antaranya memiliki orbit di antara garis edar planet Venus dan Mars dan memerlukan beberapa tahun untuk berevolusi. Sementara yang lainnya, memiliki orbit yang eksentris, yaitu berbentuk lonjong dan memerlukan waktu berabad-abad untuk melakukan revolusi. Komet sering diklasifikasikan menurut panjang periode orbit mereka: semakin lama periode lebih panjang elips.
"Sekian penjelasan saya seputar Komet,semoga penjelasan tadi bermanfaat bagi kalian semua :)"
Terima kasih karena sudah membaca artikel ini !
Arigatou Sayonara
Wassalamualaikum wr.wb


